Perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,61% YoY pada Tw I 2026, meningkat dari 5,39% YoY pada triwulan sebelumnya dan melampaui ekspektasi pasar sebesar 5,4% YoY. Selain faktor low base, akselerasi ini didorong oleh konsumsi pemerintah yang tumbuh 21,81% YoY (dari 4,55% YoY), sejalan dengan pergeseran pola belanja yang lebih merata dan implementasi program prioritas sejak awal tahun.
Konsumsi rumah tangga tumbuh 5,52% YoY pada Tw I 2026, didorong oleh pergeseran Lebaran yang sepenuhnya jatuh pada triwulan ini. Beroperasinya sekitar 20 ribu SPPG dalam program MBG turut menopang konsumsi, tercermin pada kenaikan penjualan ritel (4,9% YoY). Investasi tumbuh 5,96% YoY dengan laju yang lebih moderat, antara lain dipengaruhi penurunan PMDN.