Minnesota, Amerika Serikat — Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Perdagangan Internasional dan Kerja Sama Multilateral sekaligus Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Mari Elka Pangestu, menerima penghargaan Bill Frenzel Champion of Free Trade Award 2026 yang diberikan oleh Economic Club of Minnesota.
Penghargaan ini menjadikan Mari Pangestu sebagai orang Asia pertama sekaligus perempuan Asia pertama yang menerima penghargaan bergengsi tersebut. Pengakuan ini mencerminkan kontribusi nyata Indonesia, melalui kepemimpinan dan peran strategis Mari Pangestu, dalam mendorong sistem perdagangan internasional yang terbuka, inklusif, dan berbasis aturan.
Dalam kesempatan tersebut, Mari Pangestu menyampaikan rasa kehormatannya atas penghargaan yang diterima. Ia menekankan bahwa di tengah meningkatnya sentimen proteksionisme global, khususnya di negara-negara Barat, keterbukaan para akademisi dan pelaku ekonomi di Amerika Serikat untuk mendengar perspektif dari Asia dan ASEAN merupakan hal yang sangat penting.
“Kesediaan untuk tetap membuka ruang dialog dan kerja sama lintas kawasan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan sistem perdagangan global,” ujar Mari.
Untuk menghadiri acara tersebut, Mari Pangestu bersama rombongan menempuh perjalanan panjang selama kurang lebih 24 jam dari Jakarta melalui Singapura dan New York menuju Minnesota. Perjalanan tersebut, menurutnya, menjadi simbol komitmen kuat Indonesia dalam terus berperan aktif di kancah global.
Penghargaan Bill Frenzel Champion of Free Trade Award pertama kali diberikan pada tahun 2014 dan kemudian dinamai ulang pada 2015 untuk mengenang Congressman Bill Frenzel, tokoh penting dalam pengesahan North American Free Trade Agreement (NAFTA) serta perwakilan Kongres Amerika Serikat untuk General Agreement on Tariffs and Trade (GATT) di Jenewa selama 15 tahun.
Penerima penghargaan dipilih melalui proses penilaian oleh panel independen yang terdiri dari negosiator perdagangan, akademisi, dan pemimpin bisnis yang dibentuk oleh Economic Club of Minnesota.
Pencapaian ini sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra strategis dalam mendorong kerja sama perdagangan internasional yang saling menguntungkan, serta memperkuat peran aktif Indonesia dalam menjaga sistem ekonomi global yang terbuka dan berkelanjutan.


